Benarkah Menyimpan Emas Disebut Investasi ?

Paradikma lama, sifat emas itu hanya menjaga nilai harta kita. Bukan menambah nilainya, emas jaman dulu nilainya sama dengan emas jaman sekarang. Emas tidak mengasilkan keuntungan yang tangible. Maka, hal ini tidak memenuhi maksud dari investasi. Emas dalam hal ini sebagai faktor produksi yang tidak dapat menghasilkan income karena tidak mengandung bunga / interest sedangkan investasi sangat erat hubungannya dengan bunga.

Emas bukan alat investasi yang mampu meningkatkan pendapatan kita melalui passive income. Sekali lagi, emas hanya berfungsi sebagai penjaga kekayaan supaya nilainya tetap dan tak tergerus oleh yang dinamakan inflasi. Sehingga lebih cocok apabila disebut sebagai saving (menyimpan) saja. Bila kita menyimpan emas dalam jumlah yang sama, maka nilai real yang kita miliki tetap sama tidak bertambah. Menyimpan emas dapat memperkaya si pemilik hanya apabila jumlah emas yang dimilikinya pun terus bertambah.

Kebun Emas Indonesia hadir bertujuan untuk merubah paradikma lama tentang pandangan konvensional berinvestasi emas seperti tersebut diatas dengan konsep dan sistem investasi emas yang kreatif sehingga akan memaksimalkan hasil investasi emas tersebut.

Konsep baru investasi emas Kebun Emas Indonesia selain bersifat mengamankan nilai asset juga memberikan profit serta garansi atas penurunan harga emas yang di karenakan intervensi dan deregulasi pemerintah. Sehingga bisa mewujudkan mitra untuk menambah jumlah investasi emasnya, profit dalam bertransaksi yang aman dan nyaman dengan pengelolaan secara pribadi sesuai keinginan dan kemauan mitra yang semuanya di garansi oleh Kebun Emas Indonesia.