Tips Membeli Emas

Ada tiga hal pokok yang harus diperhatikan dalam membeli emas, baik lantakan maupun perhiasan (Mohamad Ihsan Palaloi, 2006: hlm. 131).

Pertama, mencari informasi harga emas hari ini. Informasi ini bisa diperoleh dari internet, atau langsung bertanya dan membandingkan harga di toko-toko.

Kedua, mencari dealer toko yang memiliki reputasi baik. Di Indonesia belum ada standarisasi emas. Untuk menentukan harga, peranan toko sangat dominan. Selain mencari toko yang memberi harga termurah, kita juga harus tahu reputasi toko tersebut. Emas yang kita beli di tokoA, jika hendak dijual ke toko B, pasti harganya jatuh. Mengapa? Sebab, tidak ada standar karetase emas, sehingga peranan toko memainkan harga sangat besar.

Ketiga, perhatikan kualitas barang, terutama yang berbentuk perhiasan. Bila kita hendak membeli, kita harus membayar dua harga. Yaitu harga intrinsik (nilai emas itu sendiri) dan harga ekstrinsik (ongkos pembuatannya). Makin bagus kuatitas barang, makin tinggi ongkos pembuatannya. Tapi jika kita hendak menjual, yang kita peroleh hanya nilai intrinsiknya. Ongkos pembuatannya tidak akan diperhitungkan.

Berikut ini beberapa tips dalam membeli emas:

  • Gunakan idle money, atau sisihkan sekian persen dari penghasilan rutin untuk membeli emas secara periodik.
  • Carilah informasi harga emas sebelum membeli atau menjual emas.
  • Tentukan apakah ingin memiliki emas perhiasan, emas batangan/lantakan, atau koin emas. Pahami kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
  • Jika ingin membeli emas perhiasan, perhatikan tren maupun selera konsumen pada umumnya, baik di saat ini maupun kecenderungan ke depan.
  • Pilihlah penjual yang terpercaya dan berpengalaman. Mem-
  • beli dari toko emas abal-abal akan mempersulit kita menjual
  • kembali emas tersebut.
  • Usahakan menawar ongkos jasa pembuatan (khususnya untuk emas perhiasan). Pada prinsipnya, ongkos itu bisa ditawar. Semakin berat emas yang akan dibeli, semakin fleksibel ongkosj jasanya.
  • Belilah emas bersertifikat agar harganya tetap tinggi ketika hendak dijual.
  • Pilihlah penjual yang bersedia membeli kembali emas kita (buy back guarantee).
  • Jangan ragu meminta ujicoba kadar emas.
  • Simpanlah di tempat yang aman. Sebaiknya emas disimpan di brankas besi atau safety deposit box.
  • Jika mengoleksi perhiasan, pilihlah yang bobotnya relatif kecil (misalnya 5 sampai 10 gram) agar lebih fleksibel dan mudah dijual kembali.
  • Pantau terus perkembangan harga emas, terutama pada saat terjadi fluktuasi yang cepat dan tajam. Juallah pada saat harganya tinggi, belilah pada saat harga rendah.
  • Usahakan tidak menjual emas karena terdesak kebutuhan yang bersifat konsumtif. Kalau terpaksa hendak dijual, pilihlah koleksi lama yang telah memberikan keuntungan signifikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s